{"id":279918,"date":"2020-02-25T10:19:25","date_gmt":"2020-02-25T03:19:25","guid":{"rendered":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?p=279918"},"modified":"2020-02-25T10:19:25","modified_gmt":"2020-02-25T03:19:25","slug":"utbk-2020-sosiologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/","title":{"rendered":"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-279920\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020-768x513.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020-263x175.png?crop=1 263w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SBMPTN sebentar lagi, soal-soal harus segera dikuasai. Itulah sebabnya, Quipperian harus <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">gercep<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> alias gerak cepat. Nah, Bagi kamu yang saat ini masih bingung mencari soal-soal SBMPTN, tampaknya kamu berada di <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini, Quipper Blog akan membahas Prediksi UTBK SBMPTN Sosiologi Soshum 2020. Kabar baiknya, latihan soal yang disediakan Quipper Blog, lengkap dengan jawaban beserta pembahasannya, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Semakin penasaran? <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Kuy<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, segera kerjakan soalnya!<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 1<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karl Marx membagi masyarakat ke dalam dua golongan yaitu kaum borjuis (pemilik modal) dan kaum proletar (kaum buruh). Kelas proletar sering menjadi target eksploitasi para majikan yang berorientasi kapitalis. Oleh karena itu, mereka sering diperas tenaganya dan diberikan gaji yang rendah demi kepentingan kaum borjuis untuk meraup laba sebesar-besarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka adalah orang-orang yang tidak dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, sehingga menumpang pada para pemodal untuk menciptakan barang dengan nilai lebih. Akibatnya, hal ini pun memberikan tekanan kepada kaum buruh, sehingga menimbulkan kecenderungan untuk melakukan aksi demonstrasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demonstrasi tersebut dilakukan untuk menuntut kenaikan upah. Hal tersebut merupakan contoh konflik antarkelas sosial dalam masyarakat kapitalis. Karl Marx beranggapan bahwa kelas sosial dapat memberikan tekanan pada kehidupan sosial masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan analisis tersebut, demonstrasi buruh terjadi karena&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Solidaritas dan integrasi para buruh menyebabkan perubahan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah menetapkan sistem upah di bawah standar minimum.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para buruh mengalami alienasi terhadap hasil kerja kerasnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat menerapkan sistem pembagian kerja berdasarkan keahlian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilik perusahaan bersedia menjamin kesejahteraan para karyawan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Karl Marx, sejarah masyarakat manusia adalah sejarah perjuangan kelas, yang kemudian melahirkan kelompok borjuis dan kelompok proletar. Kelompok-kelompok yang menyadari bahwa posisinya berada pada kaum proletar, kala itu dengan sadar melakukan berbagai macam upaya pemberontakan terhadap kaum borjuis. Proletar sering diperas tenaganya dan diberikan\u00a0gaji rendah guna memenuhi kepentingan para borjuis untuk mendapatkan laba sebesar-besarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para proletar ingin hidup dengan tenang, maka dia yang hidup untuk bekerja akan mengalami\u00a0alienasi\u00a0atau keterasingan. Jadi, berdasarkan teori Karl Marx, demonstrasi buruh terjadi karena para buruh mengalami alienasi terhadap hasil kerja kerasnya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 2<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sosiologi merupakan ilmu yang meneliti tentang kehidupan dalam masyarakat. Sosiologi yang menjelaskan tentang hubungan antarmanusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat merupakan objek sosiologi&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">primer<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">campuran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">formal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">sekunder<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">material<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek, antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Objek material<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, yakni objek yang menjelaskan tentang segala sesuatu yang dapat memengaruhi kesatuan hidup manusia. Objek ini bersifat nyata dan dapat digambarkan secara detail di dalam fenomena sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Objek formal<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, merupakan objek yang lebih menekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. Dengan demikian, objek formal sosiologi adalah hubungan antarmanusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Objek budaya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, merupakan beberapa hal yang berkaitan dengan norma kebudayaan dalam masyarakat. Objek budaya menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi hubungan satu dengan yang lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Objek Agama<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah objek yang memberikan pengaruh dari agama yang dapat menjadi pemicu dalam hubungan sosial.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sosiologi yang menjelaskan tentang hubungan antarmanusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat merupakan objek sosiologi formal.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 3<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah akan menggandeng LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) guna melaksanakan pemberdayaan petani untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berpengetahuan kurang memadai di bidang pertanian. Sebelum merencanakan program pemberdayaan, LSM dan pemerintah meminta bantuan sosiolog untuk menyediakan data-data mengenai permasalahan dan kebutuhan petani di daerah tersebut. Berdasarkan pernyataan tersebut, ilmu Sosiologi berfungsi&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai sarana penelitian sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai dasar pembuatan keputusan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memecahkan masalah sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merencanakan program pembangunan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengevaluasi program pembangunan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi atau kegunaan Sosiologi antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perencanaan Sosial<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sosiologi memahami perkembangan kebudayaan masyarakat, baik masyarakat tradisional maupun modern, sehingga proses penyusunan dan pemasyarakatan suatu perencanaan sosial relatif mudah dilakukan. Sosiologi juga memahami hubungan manusia dengan lingkungan alam, hubungan antargolongan, juga proses perubahan dan pengaruh penemuan baru terhadap masyarakat. Hal ini merupakan perencanaan ke depan yang disusun atas dasar unsur faktualitas dalam masyarakat oleh sosiologi yang relatif dapat dipercaya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bidang penelitian masyarakat, sosiologi memiliki kelebihan dibandingkan ilmu-ilmu yang lain karena hal-hal sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami simbol kata-kata, kode, serta berbagai istilah yang digunakan oleh masyarakat sebagai objek penelitian empiris (sebagai penyedia data).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman terhadap pola-pola tingkah laku manusia dalam masyarakat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan untuk mempertimbangkan berbagai fenomena atau gejala sosial yang timbul dalam kehidupan masyarakat, terlepas dari prasangka-prasangka subjektif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan melihat kecenderungan-kecenderungan arah perubahan pola tingkah laku anggota masyarakat atas sebab-sebab tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kehati-hatian dalam menjaga pemikiran yang rasional sehingga tidak terjebak dalam pola pikir yang tidak jelas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi atau kegunaan sosiologi dalam usaha-usaha pembangunan adalah untuk memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemecahan masalah sosial<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah sosial yang ada di masyarakat berkaitan dengan nilai-nilai dan lembaga kemasyarakatan. Disebut masalah sosial karena dapat mengganggu keharmonisan di masyarakat. Oleh karena itu masalah sosial harus ada pemecahan- nya agar tercipta kestabilan dan keharmonisan di masyarakat, antara lain:<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode antisipatif: tindakan yang sifatnya mencegah, serta mempersiapkan untuk sesuatu yang mungkin terjadi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode Represif: tindakan agar membuat jera pelaku pelanggaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode Restitusif: tindakan yang berupa pemberian penghargaan\/reward kepada seseorang yang menaati hukum<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, berdasarkan pernyataan di soal tersebut, ilmu Sosiologi berfungsi sebagai sarana penelitian sosial.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 4<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya sistem informasi dan media massa yang sangat berkembang dewasa ini menyebabkan banyak pelajar mengikuti tren dari luar. Pelajar mudah terlibat kenakalan remaja seperti membolos, tawuran, bahkan sampai terindikasi pemakaian obat-obatan terlarang. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor pergaulan di kalangan remaja. Secara tidak langsung, hal tersebut berdampak buruk bagi pelajar itu sendiri, seperti degradasi moral, sampai hancurnya masa depan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya yang tepat untuk dilakukan oleh pihak sekolah guna mengatasi gejala sosial tersebut adalah&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menambah jam belajar peserta didik sampai sore.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi sanksi tegas bagi yang melanggar tata tertib sekolah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mewajibkan peserta didik mengikuti semua kegiatan ekstrakurikuler.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaporkan peserta didik yang melanggar tata tertib sekolah kepada pihak berwajib.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi tugas atau pekerjaan rumah kepada peserta didik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar tentunya harus ditindak dengan memberikan aturan yang tegas dari pihak sekolah. Sanksi yang tegas akan sangat cocok untuk mengatasi gejala sosial tersebut. Hal tersebut menegaskan, bahwa nilai dan norma dapat ditegakkan di kalangan remaja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, upaya yang tepat dilakukan pihak sekolah untuk mengatasi gejala sosial tersebut ialah memberi sanksi yang tegas bagi yang melanggar tata tertib sekolah.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 5<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah ditinggal bercerai oleh kedua orang tuanya, sikap Suki berubah total. Dahulu ia adalah sosok yang riang, selalu ramah dengan orang lain, dan giat belajar. Setelah peristiwa tersebut, ia mulai bergabung dengan teman-teman malamnya, hingga ia pun tertangkap karena penggunaan obat-obatan terlarang. Peran teman-teman malamnya tersebut sebagai media sosialisasi adalah&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengajarkan nilai dan norma sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengembangkan pola pikir yang sistematis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga keteraturan sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu individu untuk berpartisipasi dengan lingkungan sekitar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membentuk kepribadian dalam bertingkah laku.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: E<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Media sosialisasi dari soal tersebut didapatkan dari kelompok bermain (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">peer group<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">). Proses sosialisasi dalam kelompok bermain adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilakukan antarteman, baik teman sebaya maupun teman tidak sebaya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi secara ekualitas (hubungan sosialisasi yang sederajat).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelompok bermain ikut menentukan cara berperilaku anggota kelompoknya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi bagian dari sub-kultur yang dapat memberikan pengaruh positif atau negatif.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, peran teman-teman malamnya tersebut sebagai media sosialisasi adalah membentuk kepribadian dalam bertingkah laku.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 6<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelompok yang menamakan dirinya\u00a0<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sering diremehkan dan diacuhkan oleh masyarakat pada umumnya. Mereka dianggap tidak memiliki kontribusi apapun bagi masyarakat luas, hanya membuat pemandangan di jalan tidak sedap dan terkesan sebagai sampah masyarakat. Stigma negatif selalu dijadikan senjata untuk mengucilkan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut membuat jurang diskriminasi semakin dalam. Banyak anak-anak\u00a0<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang akhirnya menarik diri dari masyarakat karena merasa dikucilkan dan tidak mendapatkan hak yang sama dengan warga negara lainnya. Tindakan kelompok\u00a0<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang akhirnya menarik diri dari masyarakat merupakan bentuk&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">retreatism<\/span><\/em><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">innovation<\/span><\/em><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">rebellion<\/span><\/em><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">conformity<\/span><\/em><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">anomie<\/span><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan menarik diri dari masyarakat luas karena nilai-nilai yang dianut masyarakat tidak sesuai dengan nilai yang dianut oleh individu disebut dengan\u00a0<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">retreatism<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Retreatisme\/pengunduran diri terjadi jika devian menolak tujuan budaya dengan sarana institusional, misal: tujuan budaya adalah mapan, sedangkan sarana institusional bersekolah atau bekerja. Dalam kasus ini, kelompok <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">menolak kemapanan dan menolak bersekolah serta berpikir dan berpakaian secara bebas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, dalam konteks sejarah anak <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> sebetulnya masuk ke dalam kategori rebellion\/pemberontakan. Kelompok <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> menolak dan hendak mengganti tujuan budaya dengan mengganti ideologi negara menjadi ideologi anarki (masyarakat tanpa negara). Kelompok <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> juga menolak dan mengubah gaya hidup dengan cara-cara mainstream menjadi kebebasan yang anti mainstream (cara berpikir, fesyen, musik yang berbeda dari umumnya).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, tindakan kelompok\u00a0<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">punk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang akhirnya menarik diri dari masyarakat merupakan bentuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">retreatism<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 7<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persaingan mendorong munculnya tawaran berupa diskon. Kondisi tersebut memengaruhi konsumen untuk berperilaku konsumtif. Hal ini cenderung membawa masyarakat untuk menjadi pekerja atau mencari pekerjaan, dibandingkan menciptakan peluang kerja. Budaya konsumerisme tersebut merupakan dampak dari adanya globalisasi. Jadi, cara dan sikap yang tepat dalam menghadapinya adalah&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menumbuhkan sikap etnosentrisme.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki peran sebagai pelaku produksi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersikap terbuka dan berpikir liberal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersikap individualistik dan hedonis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ikut serta dalam menggunakan produk asing.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia sebagai negara yang memiliki ideologi politik luar negeri yang bebas aktif, maka pengaruh globalisasi sangat kuat di Indonesia. Di bawah ini merupakan pengaruh globalisasi antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang budaya, terdapat pengaruh positif dan negatif akibat adanya globalisasi. Dampak positifnya adalah pola pikir yang lebih maju, cara hidup yang disiplin, dan etos kerja yang tinggi. Dampak negatifnya adalah perilaku konsumtif atau budaya konsumerisme dan perilaku kebarat-baratan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang hukum dan HAM, dampak positifnya adalah adanya supremasi hukum yang kuat dan mengikat karena struktur kelembagaan yang lebih baik. Sementara itu, dampak negatifnya adalah masih terdapatnya mentalitas korupsi, kolusi, dan nepotisme.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang pendidikan, dampak positifnya adalah semakin terbukanya akses pendidikan secara global sehingga semakin banyak orang terpelajar, sedangkan dampak negatifnya globalisasi dalam bidang pendidikan adalah menurunnya moral siswa akibat pengaruh budaya asing.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu dampak negatif adalah sikap konsumerisme. Cara atau sikap yang harus dimiliki untuk mengatasi budaya konsumtif adalah memiliki peran sebagai pelaku kegiatan produksi, sehingga kita tidak lagi sebagai penonton atau konsumen yang hanya dapat menghabiskan tapi juga harus berperan sebagai produsen yang mampu menghasilkan suatu karya atau produk.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 8<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan beberapa pernyataan berikut.<\/span><\/p>\n<p><strong>1)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Sebagai komandan peleton, Yuza tidak pernah membeda-bedakan anak buahnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><strong>2)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Kotaro tidak pernah mengikuti rapat di lingkungan RT-nya dan tidak pernah bersosialisasi dengan tetangganya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><strong>3)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Para artis ibukota lebih nyaman untuk bergaul dengan sesama artis, daripada bergaul dengan pengusaha atau pejabat pemerintah.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><strong>4)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Pak direktur lebih memilih pekerja yang berasal dari almamater universitas yang sama.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><strong>5)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Suku Eskimo di kutub utara lebih memilih menikahi seseorang yang berasal dari suku yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh partikularisme ditunjukkan oleh angka&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">3), 4), dan 5)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2), 3), dan 4)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1), 3), dan 5)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1), 2), dan 3)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2), 4), dan 5)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>Partikularisme<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0adalah sistem yang mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum. Partikularisme berhubungan dengan suatu masalah yang khusus dan hanya berlaku di daerah tertentu karena terdapatnya hubungan perasaan subjektif dan rasa kebersamaan. Jadi, yang termasuk contoh partikularisme ditunjukkan oleh angka 3), 4), dan 5).<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 9<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada suatu penelitian sosial, seorang peneliti dihadapkan pada berbagai macam metode penelitian untuk mencari data sesuai dengan fakta di lapangan. Metode observasi partisipasi merupakan salah satu metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian kualitatif. Kelebihan pengumpulan data melalui observasi partisipasi tersebut adalah&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jawaban responden yang diperoleh lebih dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat memperoleh data dan keterangan dari subjek yang diteliti secara langsung pada saat itu juga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diperlukan waktu menunggu yang singkat untuk memperoleh hasil yang diharapkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Responden bersedia mengungkapkan keterangan yang tidak ingin diberikan kepada peneliti.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diperlukan biaya yang relatif murah dan waktu yang pendek untuk mendapatkan data.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam observasi partisipasi biasanya peneliti terjun langsung dalam proses observasi, sehingga orang yang diteliti tidak mengetahui bahwa dia sedang diteliti. Hal ini membawa hasil yang memang benar adanya dan tidak dibuat-buat. Jadi, pengumpulan data melalui observasi partisipasi tersebut adalah jawaban responden yang diperoleh lebih dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latihan Soal 10<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelompok masyarakat mayoritas dan minoritas adalah suatu keadaan yang umum terjadi di suatu negara. Di Indonesia dengan masyarakat multikultur terbesar di dunia, kelompok mayoritas banyak memegang peranan penting dalam setiap bentuk kegiatan. Jenis masyarakat multikultural dengan kelompok mayoritas sebagai pemegang peranan penting adalah&#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">multikultural isolasionis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">multikultural otonom<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">multikultural interaktif<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">multikultural akomodatif<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">multikultural kritikal<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>Masyarakat multikultural<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0adalah suatu masyarakat yang terdiri dari berbagai macam komunitas budaya. Masyarakat multikultural memiliki ciri sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki lebih dari satu budaya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur sosial bersifat tidak melengkapi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Integrasi berjalan lambat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudah timbul konflik berbau SARA.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan ciri-ciri tersebut, masyarakat multikultural dapat dibedakan menjadi:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Multikulturalisme isolasionis<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah jenis kelompok masyarakat multikultural yang menjalankan kehidupan secara otonom dengan interaksi antar kelompok yang minimal satu sama lain;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Multikulturalisme akomodatif<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah jenis masyarakat yang mempunyai kultur dominan\/mayoritas yang melakukan penyesuaian tertentu untuk kaum minoritas. Masyarakat multikultural ini memberikan kebebasan untuk kaum minoritas dalam mempertahankan kebudayaan mereka;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Multikultural otonomis<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah jenis masyarakat multikultural yang hidup secara bersama berupaya membuat adanya kesetaraan budaya mereka;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Multikulturalisme kritikal atau interaktif<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0merupakan jenis masyarakat yang tidak berfokus kepada kehidupan kultural otonom, tetapi lebih kepada membuat kultur kolektif yang menjadi cerminan dan penegasan perspektif masing-masing kelompok masyarakat; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Multikulturalisme kosmopolitan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah jenis masyarakat yang berupaya menghilangkan batas kultural dalam kehidupan mereka menjadi dapat tercipta masyarakat di masing-masing individu yang tidak terikat kepada budaya tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, jenis masyarakat multikultural dengan kelompok mayoritas yang memegang peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat merupakan multikultural akomodatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana Quipperian, apakah kamu sudah mulai paham mengerjakan Prediksi UTBK SBMPTN Sosiologi SOSHUM 2020 di atas? Agar pemahamanmu semakin terasah, sering-seringlah mengerjakan latihan soal. Ingat, selangkah lagi kamu akan memasuki PTN impian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendukung kesuksesanmu masuk PTN, Quipper Video hadir dengan Paket Intensif UTBK SBMPTN 2020. Semua kebutuhan sudah tersedia di dalamnya, mulai dari materi persiapan, materi pemantapan, latihan soal, bank soal, hingga pembahasan lengkapnya. Jadi, tunggu apalagi. Kuy, gabung Quipper Video sekarang!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SBMPTN sebentar lagi, soal-soal harus segera dikuasai. Itulah sebabnya, Quipperian harus gercep alias gerak cepat. Nah, Bagi kamu yang saat ini masih bingung mencari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":279920,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_wpcom_ai_launchpad_first_post":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[679385273,679385209],"tags":[679385439],"ppma_author":[679386827],"class_list":["post-279918","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sbmptn","category-soal-sbmptn","tag-soal-utbk-sosiologi"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020 - Quipper Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagi kamu yang sedang galau mencari prediksi soal UTBK 2020 Sosiologi, yuk mampir ke artikel ini! Selain soal, dilengkapi pula dengan jawaban &amp; pembahasan!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020 - Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi kamu yang sedang galau mencari prediksi soal UTBK 2020 Sosiologi, yuk mampir ke artikel ini! Selain soal, dilengkapi pula dengan jawaban &amp; pembahasan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-25T03:19:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"534\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020\",\"datePublished\":\"2020-02-25T03:19:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/\"},\"wordCount\":2229,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png\",\"keywords\":[\"soal utbk sosiologi\"],\"articleSection\":[\"SBMPTN\",\"Soal SBMPTN\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/\",\"name\":\"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020 - Quipper Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png\",\"datePublished\":\"2020-02-25T03:19:25+00:00\",\"description\":\"Bagi kamu yang sedang galau mencari prediksi soal UTBK 2020 Sosiologi, yuk mampir ke artikel ini! Selain soal, dilengkapi pula dengan jawaban & pembahasan!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png\",\"width\":800,\"height\":534},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/utbk-2020-sosiologi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MASUK PTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"SBMPTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Soal SBMPTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/soal-sbmptn\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020 - Quipper Blog","description":"Bagi kamu yang sedang galau mencari prediksi soal UTBK 2020 Sosiologi, yuk mampir ke artikel ini! Selain soal, dilengkapi pula dengan jawaban & pembahasan!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020 - Quipper Blog","og_description":"Bagi kamu yang sedang galau mencari prediksi soal UTBK 2020 Sosiologi, yuk mampir ke artikel ini! Selain soal, dilengkapi pula dengan jawaban & pembahasan!","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2020-02-25T03:19:25+00:00","og_image":[{"width":800,"height":534,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png","type":"image\/png"}],"author":"sereliciouz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020","datePublished":"2020-02-25T03:19:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/"},"wordCount":2229,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png","keywords":["soal utbk sosiologi"],"articleSection":["SBMPTN","Soal SBMPTN"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/","name":"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020 - Quipper Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png","datePublished":"2020-02-25T03:19:25+00:00","description":"Bagi kamu yang sedang galau mencari prediksi soal UTBK 2020 Sosiologi, yuk mampir ke artikel ini! Selain soal, dilengkapi pula dengan jawaban & pembahasan!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png","width":800,"height":534},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/utbk-2020-sosiologi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MASUK PTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"SBMPTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/sbmptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Soal SBMPTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/sbmptn\/soal-sbmptn\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Prediksi Soal UTBK Sosiologi 2020"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-1aOO","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","author_category":"","user_url":"http:\/\/sereliciouz.wordpress.com","last_name":"Kedang","first_name":"Serenata","job_title":"","description":"just another random person."}],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Prediksi-Soal-UTBK-Sosiologi-2020.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=279918"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279918\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":280191,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279918\/revisions\/280191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/279920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=279918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=279918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=279918"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=279918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}